Breaking News
Loading...
Friday, April 19, 2013


Tantangan dalam mengelola Supply Chain

Tantangan 1 : Kompleksitas struktue Supply Chain
Adanya Kompleksitas yang melibatkan internal perusahaan maupun eksternal perusahaan.
Internal perusahaan contoh : antara bagian marketing dengan produksi, marketing seringkali membuat kesepakatan dengan pelanggan tanpa mengecek secara baik kemampuan produksi,perubahaan jadwal produksi secara tiba-tiba karena marketing menyepakati perubahaan order dengan pelanggan.Di sisi lain bagian produksi sering resistant dengan perubahan mendadak.
Dengan eksternal misalnya antara supplier yang menginginkan pemesanan produknya jauh2 hari sebelum wktu pengiriman dan sedapat mungkin pesanan tidak berubah.Supplier juga menginginkan pengeriman segara setelah produksinya selsai.
Disisi lain perusahaan menghendaki fleksibilitas yang tinggi dengan mengubah jumlah, spesifikasi maupun jdawal pengiriman bahan buku yang di pesan.
Perusahaan juga menginginkan supplier mengirim produk dalam waktu yang tepat dan kuantitasnya kecil-kecil.
Kompleksitas yang lain adalah dalam pembayaran, budaya daan bahasa

Tantangan 2 : Ketidakpastian
Ketidakpastian menimbulkan ketidak percaya diri terhadap rencana yang di buat.Sebagai akibatnya,perusahaan sering menciptakan pengaman ini bias berupa safety stock,safety time, atau kapasitas produksi maupun transportasi.

Sumber ketidaakpastian yaitu:
1.ketidakpastian pembeli.
2.Ketidakpastian dari supplier yaitu terkait dengan pengiriman,haraga,kualitas maupun kuantitas,
3.Ketidakpastian internal yang bias menyebabkan kerusakan mesin, kinerja mesin yang tidak sempurna, tenaga kerja serta waktu maupun kualitas produksi 
Peran Teknologi Internet
.
Aplikasi Internet dalam konteks Supply Chain Manajement Yaitu:
1.Electronic Procurement ( e-Procurement)
. Salah satu Model pengadaan yang mendukung hubungan jangka pendek adalah e-Auction yaitu suatu aplikasi untuk mendukung kegiatan lelang yang di lakukan secara elektronik. Pada Model ini pembeli bias mengundang bebearapa calon supplier untuk menawarkan harga atas produk dengan spesifikasi dan jumlah tertentu daalam waktu yang telah di tentukan.Supplier dengan harga rendah yang akan dianggap menang.Proses lelang ini di lakukan denngan media Internet.
2.Electronic Fulfilment
·         Fulfilment adalah pemenuhan pesanan pelanggan.
·         Menerima order dari pelanggan dari pelanggan, bias melalui email atau web based ordering
·         Mengelola transaksi
·         Manajemen gudang yang meliputi pengendalian persedian produk dan kegiatan adminitrasi gudang secara umum.
·         Komunikasi dengan pelanggan untuk memberikan informasi status pesanan,dukungan teknis dsd.
·         Kegiatan reverse logistics yang berupa pengembalian produk kebagian supply chain akibat pengembalian dari pelanggan.



0 komentar:

Post a Comment

http://idhamdwirahmanto2013.blogspot.com/. Powered by Blogger.

Translate

Cari Blog Ini

Loading...